Akses Wisata Madakaripura Probolinggo Terputus, Jembatan Ambruk Diterjang Hujan Deras

PROBOLINGGO Jawara Post – Derasnya hujan yang turun tanpa jeda, disertai kilatan petir yang memecah langit, membawa duka bagi akses menuju salah satu destinasi unggulan, Air Terjun Madakaripura. Jembatan di jalur utama menuju kawasan wisata tersebut dilaporkan ambruk pada Sabtu (28/3/2026), mengakibatkan akses terputus total.

Peristiwa ini terjadi di Desa Negororejo, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo. Curah hujan tinggi diduga menjadi pemicu utama runtuhnya jembatan, setelah tanah penahan pondasi mengalami longsor dan tak lagi mampu menahan beban struktur di atasnya.

Kepala BPBD Kabupaten Probolinggo, Oemar Sjarif, menjelaskan bahwa insiden tersebut juga menelan korban luka. Dua warga yang tengah melintas saat kejadian turut terdampak.

Pada saat kejadian, ada dua warga yang melintas dan mengalami luka. Keduanya sudah berhasil diselamatkan dan kini telah mendapatkan penanganan medis di puskesmas terdekat,” ujarnya.

Di lokasi kejadian, aparat kepolisian telah memasang garis polisi guna mengamankan area sekaligus mencegah warga mendekat ke titik rawan. Sementara itu, arus transportasi warga Kecamatan Lumbang lumpuh, mengingat jalur tersebut merupakan akses utama yang selama ini menjadi urat nadi mobilitas masyarakat.

Di balik gemuruh air hujan yang mengguyur tanpa henti, runtuhnya jembatan ini bukan sekadar peristiwa fisik, tetapi juga memutus sementara denyut kehidupan warga yang bergantung pada jalur tersebut—baik untuk aktivitas ekonomi, sosial, maupun akses menuju destinasi wisata.

Hingga kini, pihak terkait masih melakukan pendataan serta langkah penanganan darurat guna membuka kembali akses yang terputus. Warga diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, mengingat kondisi cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi.

Di tengah alam yang tak selalu bisa ditebak, manusia diingatkan untuk lebih bersahabat dengan lingkungan ,menjaga, merawat, dan menghormatinya. Karena ketika alam berbicara, ia tak pernah benar-benar diam. (Fik)



Menyingkap Tabir Menguak Fakta