PT JAWARA POS GRUP

Polisi Sedang Memburu Pembunuh Wanita Sintal

BESUKIJawara Post— Peristiwa terbunuhnya wanita berinisial Tini warga Kampung Leduk Watuketu, Desa Demung, Kecamatan Besuki, Situbondo, membuat Tim jajaran Polres Situbondo bekerja ekstra, malam Minggu (02/05/2020). Sejumlah nama yang terindikasi sebagai pelaku mulai dievaluasi guna proses ungkap.

foto korban semasa hidupnya

Kematian wanita sintal berinisial Tini, masih menyimpan misteri, sekitar pukul 22.00 WIB. Bagaimana mungkin, wanita yang sedang di tinggal kerja suaminya ini, mati mengenaskan dengan wajah bersimbah darah didalam kamar rumahnya sendiri.

Baca Juga 》 Diduga Motif Asmara, Wanita Sintal Tewas Dikamar

Korban ditemukan tak bernyawa oleh kakak iparnya, menjelang isyak. “Dari keterangan B. Alam, ia baru pulang keluar rumah, ketika mau masuk pintu terkunci. Lantaran dipanggil tak ada jawaban, ahirnya pintu dibuka paksa dan korban telah tewas telungkup diatas tempat tidurnya,” kata tetangga korban.

Keterangan itu tidak sepenuhnya benar, lantaran Polisi masih berupaya keras mengungkap motif yang sebenarnya. Hanya saja, dari informasi yang beredar Tini pernah bersuami orang Pesisir Besuki. Begitu cerai, ia nikah lagi dengan Shm – warga Dusun Mandagin, Desa Ketah, Kecamatan Soboh, Situbondo.

“Mayatnya telah dievakuasi oleh Tim Labfor Polres, bahkan Kapolres sempat memimpin olah TKP. Yang jelas, sejumlah saksi telah dimintai keterangannya, serta beberapa barang bukti juga sudah diamankan. Wajahnya yang berlumuran darah, posisi telungkup diatas kasur tempat tidurnya,” imbuhnya.

Sementara, Kepolisian baik Polsek Besuki maupun Polres Situbondo, belum memberikan keterangan pasti apa motif dibalik pembunuhan ini. Tim Buser dan sejumlah intelejen diturunkan guna menyingkap tabir kematian Sutini istri Suham. Kasat Reskrim juga nampak serius mengamati sejumlah kemungkinan berpotensi untuk bahan ungkap.

Malahan, ketika awak media berada dilokasi, berulang kali polisi meminta agar masyarakat jangan ikut masuk atau mendekat kerumah korban, agar supaya TKP tidak rusak, polisi bisa bekerja optimal. “Jangan mendekat, dan kami minta jangan posting posting foto yang kuran berkenan dan berpotensi menghambat kerja polisi,” kata polisi di TKP.

Pantauan dilapangan, warga yang sebelunnya membanjiri halaman rumah korban hingga keruas jalan masuk dusun, perlahan mulai meninggalkan lokasi. Itu menyusul setelah mayat Sutini dievakuasi ke RSU Abdorohem Situbondo. Sedangkan warga yang biasa menjaga posko lockdown, beraktifitas seperti semula.

“Semoga cepat terungkap siapa pelaku pembunuhan itu. Warga disini juga ikut berdoa semoga polisi bisa menyingkap tabi peristiwa ini, serta apa motif pelaku yang sebenarnya. Karena, kami tidak ingin kematian warga ini menjadi misteri tanpa kepastian,” kata Setiawan, tokoh pemuda Desa Demung, Kecamatan Besuki.

Sekadar diketahui, yang menarik dilokasi kejadian adalah pintu belakang samping yang bersebelahan dengan semak semak dan tembus jalan aspal, diduga kuat dirusak dari luar. Apakah dirusak oleh pelaku, atau pihak keluarga yang katanya panik dan pintu utama terkunci, polisi sedang mencari jawabnya.

Dins JP



Menyingkap Tabir Menguak Fakta