PT JAWARA POST GROUP

RADAR BESUKI : LUCU, DIBERITAKAN BARU PEKERJAAN DIPERBAIKI

SITUBONDO,  Jawara Post—-Proyek pengaspalan di Kecamatan Panarukan yang sebelumnya disoroti oleh LSM dan diberitakan oleh media nasional JAWARA POST, kini sudah diperbaiki dan telah disesuaikan dengan regulasi pekerjaan pengaspalan.

Namun, hal itu sempat membuat warga masyarakat sekitar menahan tawa. Betapa tidak, begitu pekerjaan itu masuk berita, tersiar kabar bahwa sejumlah pejabat dan tokoh mendadak kelabakan.

BACA :  RADAR BESUKI : Proyek Aspal Terkesan Asal – asalan, LSM Siti Jenar Segera Kirim Surat

Mis – seorang warga Panarukan mengatakan bahwa sangat beruntung dengan adanya pemberitaan media online www.jawarapost.com, kemarin. Pasalnya, pengaspalan yang semula dinilai asal -asalan, telah diperbaiki. “Sekarang sudah bagus Mas. Konstruksinya juga digarap ulang dan disesuaikan. Hanya saja ini lucu, bikin kita ketawa,” tuturnya, senyum -senyum, Jum’at (14/09/2018).

Senada dengan pernyataan warga ini, Eko Febrianto selaku Ketum LSM Siti Jenar mengatakana bahwa tindakan tersebut aneh dan agak membingungkan. Betapa tidak, pekerjaan yang terindikasi gak becus, mendadak diperbaiki paska munculnya berita.

“Apa semua pekerjaan proyek dikawasan kota Santri ini harus dibuat ramai dulu, baru ada tindakan? Apa lagi inspektorat kok kayak tutup mata ya,” katanya, penasaran.

Menurutnya, diduga kuat hal itu bagaikan maling yang kepergok lalu beralasan mau pinjam. “Ya.. ini lucu saja Mas. Kontrkator kalau gak disikapi kadang se enaknya merelisasikan anggaran. Padahal sudah tahu bahwa dana yang dikelolanya adalah uang rakyat. Tapi saya akan tetap mengevaluasi semua ini,” tukasnya, Jum’at (14/09/2018).

Sekadar diketahui, sebelumnya pengaspalan lintasan jalan Desa Duwet -Pelean dipertanyakan oleh LSM Siti Jenar lantaran pekerjaannya terkesan asal – asalan dan diduga kuat melenceng jauh dari RAB yang ada. Dengan bukti temua, diyakini konstruksi pengaspalan mulai lapen awal, tambal sulam hingga hotmix, semua nampak amburadul.

Ketum LSM Sity Jenar mengatakan bahwa ketika tim nya melakukan control pekerjaan pengaspalan, banyak ditemukan dugaan kuat penyelewengan anggaran. Kroscek pengaspalan awalnya saja sudah tidak becus.

Bagaimana mungkin kwalitas infrastruktur itu bisa bertahan lama jika garapannya seperti itu. Saat itu pula terlihat papan proyek yang jelas tercantum nama kontraktor pelaksana dan jumlah anggarannya.

Terinci, hotmix sepanjang 4 kilo 100 meter itu dianggarkan senilai 3. 712. 339.735.23. Sumber dananya dari dana alokasi umum atau disingkat DAU. Dalam papan juga tertera itu dibawah PUPR bidang Bina Marga Kabupaten Situbondo.

@gus/din



Menyingkap Tabir Menguak Fakta


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *