RADAR BESUKI : Rayakan HUT RI, LSM Jawara Gelar Culture Religi Nusantara

JATIBANTENG,  Jawara Post~~Seni tradisional yang semakin suram oleh pergeseran waktu, sangatlah memprihatinkan jika tidak dilestarikan. Budaya lokal dan kearifan lokal yang ikut mengisi kiprah kemerdekaan Republik Indonesia (RI) sudah mulai tabu oleh pesatnya tehnologi dan boomingnya dunia internet.

Namun, bagi perkumpulan swadaya masyarakat berlevel LSM Jawara yang beralamat di Jalan Bujuk Laras, pos 68357 Desa/Kecamatan Jatibanteng, termotivasi mengangkat kearifan lokal dan melestarikan budaya daerah. Ahirnya, perayaan HUT RI ke-73 digelar Budaya Religi Nusantara, Jumat (17/08/2018).

Acara ini sebagian kecil dari cita cita besar lembaga swadaya masyarakat (LSM) membela negara sepenuh jiwa dan raga (JAWARA) untuk mengisi kemerdekaan. “Tradisi, seni budaya daerah yang dianggap lokal, merupakan jati diri bangsa ini. Inilah negeriku, inilah bangsaku,” kata Niharudin Syah, ketua umum kesenian ini.

Menurut pria yang disapa Gus Aang ini, Culture Religi Nusantara adalah wujud kalaborasi antara seni buda lokal Jawa Madura dengan Budaya Islam Nusantara. Hal ini merupakan salah satu poin trisaksti Bung Karno, Berkepribadian dalam kebudayaan.

1. Berdaulat dalam politik,

2. Berdikari di Bidang Ekonomi,

3. Berkepribadian dalam kebudayaan

“Zaman boleh berkembang, asal jangan tradisi dan jati diri bangsa ini ditinggalkan,” imbuhnya.

Ketika pagelaran ini berlangsung, sejumlah ketua umum (Ketum) LSM di wilayah barat Situbondo ikut hadir dan mensuport. Mereka sangat mendukung penuh berdirinya Culture Religi Nusantara (CRN) ini. “Kami ikut bangga atas kepedulian LSM Jawara dalam membangun jiwa bangsa melalui seni Budaya,” ujar Eko Febrianto, Ketum LSM Siti Jenar.

Kata dia, sangak kurang bijak jika Dinas Pariwisata dan Pemuda Olahraga, memandang sebelah mata. Pasalnya, ini wujud nyata dalam mengisi kemerdekaan dan mengenang jasa para pahlawan. “Ini unik dan kreatif. Seni pencak silat dikalaborasi dengan marawis dan Sholawatan,” tuturnya, diiyakan oleh ketum LSM lainnya.

Sekadar diketahui, CRN Jawara adalah kalaborasi kesenian adat jawa madura dengan tiba’ an (sholawatan). Mulai dari lantunan irama religi dengan sholawat alan nabi, seni bela diri Pencak Silat, Jaran Kencak, Sapi tok tok (aduan sapi mainan), Singo Barong (canmacanan), hingga permainan Burung Rajawali.

Semua dikemas dalam satu pagelaran dengan visi misi Membela Negara Sepenuh Jiwa. Membangun jiwa dan raga bangsa seutuhnya, serta melestirikan seni budaya yang semakin dilupakan. Karena satu keyakinan bahwa Negara yang kuat adalah bangsa yang hebat, itulah JAWARA.

Klik …. LSM Jawara, dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat

@redaksi



Menyingkap Tabir Menguak Fakta