PROBOLINGGO, Jawara Post — PDI Perjuangan Kabupaten Probolinggo mulai menata barisan dari tingkat paling dasar. Melalui Dewan Pimpinan Cabang (DPC), partai berlambang banteng ini resmi memulai penjaringan calon Ketua Pengurus Anak Cabang (PAC) di seluruh 24 kecamatan se-Kabupaten Probolinggo, Sabtu (7/2/2026).
Penjaringan dilakukan secara bertahap di sejumlah titik, diawali dari Kecamatan Kraksaan dan Besuk. Proses ini melibatkan unsur Ketua, Sekretaris, dan Bendahara dari sekitar 330 ranting, sebagai wujud demokrasi internal yang bertumpu pada aspirasi akar rumput.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Probolinggo, H. Khairul Anam, M.Sos., mengatakan penjaringan ini merupakan bagian dari ikhtiar organisasi untuk menjalankan regenerasi kepemimpinan sekaligus melaksanakan peraturan partai.
“Penjaringan Ketua PAC kami laksanakan betul-betul dari bawah, mendengar suara ranting sebagai denyut utama partai. Ini menjadi fondasi penting bagi kepemimpinan PAC masa bakti 2025–2030,” ujarnya.
Ia menjelaskan, proses rekrutmen telah dibuka sejak sebulan terakhir dengan memberi ruang besar bagi kader dari kalangan milenial dan Generasi Z. Seluruh calon Ketua PAC wajib merupakan anggota partai yang dibuktikan dengan kepemilikan Kartu Tanda Anggota (KTA).
Setiap bakal calon, lanjut Khairul Anam, diminta menyampaikan visi dan misi tertulis, yang nantinya akan diuji melalui tahapan fit and proper test, sebelum diusulkan ke DPD dan dilanjutkan dengan agenda musyawarah sesuai mekanisme partai.
“Sebagian visi yang kami dengar hari ini mengarah pada penguatan konsolidasi ranting, mengaktifkan kembali struktur di tingkat desa, serta membesarkan partai melalui kerja-kerja nyata di tengah masyarakat,” jelasnya.
Lebih jauh, Khairul Anam menegaskan bahwa kepengurusan PAC dan ranting ke depan tidak hanya dituntut aktif secara struktural, tetapi juga hadir sebagai kekuatan sosial. Di wilayah Probolinggo yang rawan bencana, kader PDI Perjuangan diharapkan mampu berperan sebagai agen kebencanaan dan early warning system di desa masing-masing.
“Merawat pertiwi adalah amanah Ketua Umum. Kader partai harus peka terhadap lingkungan dan siap bergerak cepat ketika rakyat membutuhkan,” tandasnya.
Melalui penjaringan ini, PDI Perjuangan Kabupaten Probolinggo membuka pintu selebar-lebarnya bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menyalurkan aspirasi dan berproses dalam kepartaian—menghidupkan kembali semangat Bung Karno bahwa perubahan besar selalu bermula dari keberanian pemuda. (Fik)













