PT JAWARA POS GRUP

Ada 8 Poin Temuan LPPAN Soal Proyek Pasar Besuki

JAWA TIMUR, JP. Com — Gaduhnya pekerjaan proyek pasar Besuki, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, nampaknya benar menyimpan bom waktu. Betapa tidak, setelah sejumlah aktifis dan pegiat sosial menyikapi, kini giliran Lembaga Pemantau dan Pengawas Anggaran Negara (LPPAN), mengaku telah siap dengan sejumlah temuannya.

Hal ini disampaikan oleh anggota lembaga tersebut, kepada awak media Jawara Post, Selasa 21/11/2022. “Kita tidak bermaksud mengorek korek kesalahan, melainkan proyek pasar itu dianggarkan dari uang rakyat yang nantinya fasilitas pasar tersebut digunakan oleh rakyat Besuki dan sekitarnya, ” kata Sukris, seraya merinci temuannya.

Baca Juga : Proyek Fisik Pasar Besuki, Terindikasi Sarat Kongkalikong

Tidak hanya itu, pria kelahiran Besuki itu juga menerangkan, apabila pekerjaan konstruksi pasar besuki tidak sesuai RAB / gambar / spesifikasi, maka yang akan menanggung dampak dan akibatnya adalah warga Besuki dan sekitarnya. “Mayoritas pemanfaatnya adalah saudara serta tetangga saya, ” Imbuhnya.

Senada, Ketua umum LPPAN, Amir Mahmud menjelaskan bahwa, selain anggotanya turun langsung ke lokasi proyek, pihaknya juga sempat mendampingi anggotanya melihat langsung adanya dugaan dan indikasi markup anggaran yang selama ini gempar dikritisi oleh sejumlah lembaga atau NGO Situbondo di wilayah barat.

Baca juga : LSM Penjara Indonesia Akan Bongkar Dugaan Kongkalikong Proyek Fisik Pasar Besuki

“Biar tidak gaduh, makanya kami diam dan konsisten mengumpulkan sejumlah bukti terkait temuan dilapangan. Sementara, dari hasil investigasi dan evaluasi dilapangan, sedikitnya ada sekitar 8 poin yang telah kami inventarisir didalam rencana laporan. Soal Rinciannya, biar APH yang menilai dan melakukan analisa secara detail dan akurat, ” tegasnya.

Lanjut Amir, sebenarnya lembaga yang dipimpinnya lebih mengedepankan komunikasi kongkrit, serta pencegahan dugaan penyimpangan di lokasi. Namun sangat diaayangkan, ketika itu dilakukan malah pihak pelaksana kegiatan seraya menantang (over akting), bahkan mengajak perang dengan statment di media.

“Kita buktikan nantinya, upaya apa yang dilakukan pihak Kejaksaan Negeri Situbondo setelah menerima surat resmi dari LPPAN yang juga kami akan kirim surat ke Kejaksaan Tinggi Jawa Timur di Surabaya. Sepenuhnya harapan warga masyarakat penerima manfaat atau fasilitas itu, kami serahkan kepada APH, termasuk juga ke lembaga anti rasuah, KPK. Ada 2 tender dengan total anggaran 3 Milyar lebih. Soal ada kaitannya dengan dugaan fee proyek, biar penegak hukum yang menyikapi, ” Pungkas Amir Mahmud.

Baca Pula : Tanpa Paku Bumi, Proyek Fisik Pasar Besuki Terancam Dilaporkan

Sementara, sampai saat ini, pekerjaan proyek pasar terus berlangsung. Mulai dari sesi urugan sampai pengerasan lantai dan pondasi berjalan apa adanya. Berikut juga, sejumlah pekerja yang dari luar desa Besuki, tetap berkerja sesuai tugasnya, dan sejumlah warga masyarakat tetap inten ikut mengawasi perkembangan proyek pasar tersebut.

Proyek pasar Besuki, berada dijalan Deandles Dusun Maduran, Desa Besuki, berada dititik kordinat -7’43’40, 704″ S 113’41’34, 368″ E utara Terminal Besuki, Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo, Provinsi Jawa Timur.

Pelaksana kegiatan CV. Sinar Dua dengan Nilai 2.749.188.000 serta 1 kegiatan lagi yang menangani pengerasan lahan atau urugan dengan nilai pekerjaan sekira 548.000.000.

Redaksi



Menyingkap Tabir Menguak Fakta


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *