PT JAWARA POS GRUP

Kenapa Mojokerto Diaebut Kota Onde onde?

JAWA TIMUR, JP. Com –– Kota Mojokerto memiliki sebuah kuliner yang terkenal yaitu Onde-Onde Bo Liem yang telah berdiri sejak 1929.

Toko kue Bo Liem memang menjadi salah satu tujuan wisatawan yang berkunjung ke Kota Mojokerto.

Dari banyaknya toko kue tersebut, beberapa diantaranya yang terdapat di jalan Gajah Mada, dan di Jalan Residen Pamuji.

Tak hanya di toko itu saja, namun hampir semua toko oleh-oleh yang ada di Kota Mojokerto menyediakan jajanan khas ini.

Geografi Kota Mojokerto

Secara astronomis Kota Mojokerto terletak pada koordinat 7°33 Lintang Selatan dan 122°28 Bujur Timur.

Secara geografis, batas wilayah Kota Mojokerto sebelah utara berbatasan dengan Sungai Brantas, sementra sebelah timur, selatan dan barat berbatasan dengan Kabupaten Mojokerto.

Kota Mojokerto secara administratif terdiri dari 3 kecamatan yaitu Kecamatan Magersari, Kecamatan Kranggan, dan Kecamatan Prajurit Kulon.

Selain itu, Kota Mojokerto juga dilintasi beberapa sungai yaitu Sungai Brantas, Sungai Brangkal, Sungai Sadar, Sungai Cemporat, Sungai Ngrayung, Sungai Kuti,Sungai Sinoman,Sungai Watu Dakon, Sungai Ngotok, dan Sungai Bokong.

Demografi Kota Mojokerto

Sesuai data BPS dari SP 2020, jumlah penduduk Kota Mojokerto yaitu sebesar 132.434 jiwa, sehingga kepadatan penduduknya adalah 6.552 orang per kilometer persegi.

Sementara pada tahun 2021, jumlah penduduk Kota Mojokerto yaitu sebesar 133.272 jiwa, sehingga kepadatan penduduknya adalah 6.594 orang per kilometer persegi.

Jumlah penduduk terbanyak terdapat pada Kecamatan Magersari 60.126 jiwa), diikuti Kecamatan Prajurit Kulon (42.563 jiwa), dan Kecamatan Kranggan (37.855 jiwa).

Potensi Kota Mojokerto

Meskipun menyandang predikat sebagai kota terkecil di Pulau Jawa, Kota Mojokerto juga menyimpan berbagai potensi yang luar biasa.

Kota Mojokerto tercatat memiliki potensi di bidang pertanian, peternakan, dan juga industri.

Di bidang pariwisata, Kota Mojokerto memiliki beberapa daya tarik seperti Pemandian Sekar Sari, Alun-alun Kota Mojokerto, kawasan Sungai Brantas Indah dan Jogging Track, Gereja Protestan Indonesia Bagian Barat, Klenteng Hok Siang Kiong, Masjid Agung Al-Fattah, wisata religi makam KH. Achyat Chalimy, Pasar Benteng Pancasila, dan wisata kuliner onde-onde.

Redaksi



Menyingkap Tabir Menguak Fakta


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *